” Jahat kamu Rangga, aku kalah terus sama kamu ” Ujarnya lagi. Anisa minta aku meminjamkan jakaetku. Bokeb Aku dan Anisa layaknya seperti Tarzan dan pacarnya di tengah hutan. Dia meraba bibirku, aku reflex mencium bibir Anisa. Rasa-rasanya jalan yang kami lalui itu benar, soalnya hanya ada satu jalan setapak yang biasa dilalui orang.Sial bagi kami, kabut dengan tiba-tiba turun, udara dingin dan lembab, hari mulai gelap, hujan turun rintik-rintik. Aku memakaikan jaket parasut itu ketubuh Anisa. Aku jilati ‘Ms. Dia tahu aku ejakulasi di dalam celana, bahkan Anisa tetap mengocok-ngocoknya. Diantara rombongan itu satu guru wanita ( guru biologi) dan satu guru pria ( guru olah raga ). Veggy’nya hingga klitoris bagian dalam yang ngjendol itu. Lalu aku pulang.Hari-hari berikutnya di sekolah, hubunganku dengan Anisa guru biologiku, nampak wajar-wajar saja dari luar.




















