Desah mulut Hana menjadi semakin keras terdengar.Rido bangkit menyodorkan kemaluannya kemulut Hana. Vidio XNXX Hana keluar menyambut saya. Belum sampai selesai film yang kami tonton ketika saya lihat Hana mulai tidak tenang duduknya. Denyutan nikmat yang diciptakan Hana membuat Rido tambah bersemangat. Ia menarik diri lalu menelentangkan tubuh istri saya diatas sofa. Sekonyong-konyong saya disergap berjuta-juta gelombang kenikmatan selama proses pemasukan itu. Masih tersisa peluh didahinya sebagaimana seseorang yang habis berolah raga atau bekerja keras.“Habis kerjaaa keras nih!” sindirku.“Ah, kamu bisa aja” sahutnya dengan pipi yang tersipu.“Rido dimana, Na?”“Kayaknya lagi mandi”Saya tarik tangannya menuju sofa yang ada diruangan tengah. Melihat celah vagina Hana yang menganga dan mengkilap karena lendir birahinya membuat saya sangat terangsang dan ingin memasukinya. Saya angkat kedua kakinya kemudian saya dorong batang kemaluan saya kedepan membenamkannya dengan penuh perasaan kedalam liang syahwatnya.Sambil menikmati setiap gesekan lembut dengan dinding-dinding dalam vaginanya.




















