Tia segera turun dari mobil dan membuka pagar rumahnya. Bokep Tante Tia pun duduk di sampingku, sambil mempersilahkan aku untuk meminum kopi buatannya. Ada yang SPG dan ada juga yang memang karyawan Mall dan karyawan game center yang memang aku kelola. ” ujar Tia seraya menyudahi kegiatan oralnya dan kemudian terlentang di atas sofa dengan kedua paha direntangkan sehingga menampakkan memeknya yang masih terbungkus celana dalam pinknya. Besoknya, dia pun menepati janjinya dan menemui saya di kantor saya. “Ech..ya… maaf Tia… Lagi nglantur aja pikirannya…” jawabku sekenanya.Tia pun tertawa mendengar jawabanku.. Sesampainya di dalam ternyata jumlah penonton yang ada sangat sedikit. Kuambil sebatang rokok dan kunyalakan sambil menunggu Tia berganti pakaian. Kontolku pun memuntahkan isinya di pantat Tia. Kutuang kopi dalam cangkir ke piring alasnya dan kunikmati kopi buatan bidadari cantik yang saat ini sedang duduk di sebelahku.




















