Tanganku tertahan oleh tangan parman yang kekar,‘lepaskan’, kataku, namun parman yang sudah kesetanan itu tidak mendengarkanku, dia malah memutar tangan kananku ke belakang tubuhku dengan paksa, tangannya yang lain menahan tangan kiriku didinding. aku terus mengejar kenikmatan, keringatku mulai keluar dari atas keningku. Bokep Mama Aku tersadar kembali, kurapatkan tubuhku kedinding dan menarik nafasku, aku teringat kalau aku memang sudah mau haid, aku hanya bisa berharap spermanya tidak membuahi telur dirahimku.‘ahh bu dona emmh’, dia mencoba mencium pipiku tapi kudorong dengan mata melotot. ‘Bu dona’, kata parman sambil mendekatiku dan mendekap tubuhku. Aku sedikit bernafas lega meski perasaan kotor masih ada dipikiranku. Aku menghentikan perlawananku…berpikir sejenak.Kesempatan itu tidak disia siakannya, tangan kananku diletakkan keatas merapat didinding bersatu dengan tangan kiriku, dengan tangan kirinya dia menahan kedua tanganku.‘jangan paak, kumohhhon jangaan’, aku memelas kepadanya. Hobiku adalah masturbasi sambil menghayalkan pria pujaanku, fantasi-fantasi liar sering kali tidak dapat kubendung, apalagi




















