Ia tidak hanya bersandar dibahuku, tapi kali ini ia berbaring di atas kedua pahaku, sehingga aku mengeluselus pipi dan kelopak matanya yang terasa sedikit basah.Entah karena sedih atau bahagia, tapi yang jelas air mata itu terasa hangat. Aku berusaha memanfaatkan waktu berdua dengan istriku ketika anakanak sudah tidur. Bokep Mom Aku sakit sekali dan ingin rasanya bunuh diri, tapi tibatiba aku teringat dengan kebahagiaan yang pernah kualami 10 tahun lalu bersama Kak,sehingga aku bertekat untuk menemui Kakak dengan harapan kalaukalau kebahagaian dan kasih sayang itu masih bisa kunikmati kembali sebelum aku meninggalkan dunia yang fana ini.Itulah yang mendorongku ke sini Kak ceritanya panjang lebar sambil meneteskan airmata di pangkuanku.Sabar sayang, jangan putus asa. Kapan kamu berumah tangga dan apa memang kamu kurang harmonis? tanyaku. Sekarang kita lupakan saja semua itu, kita memikirkan dan menikmati pertemuan kita ini.Kak, aku sangat merindukanmu. Sayang nasib yang memisahkan kita sehingga kita tidak




















