Seketika saya teriak “dammn you…”. Bokep Crot Sambil berjalan menuju kamar mandi kulihat Elisa sedang bermain dengan remote tv kabelku untuk mencari program. “Honey I really like you”, hanya itu yang diucapkan Elisa. Kresek, kresek, kresek, cup, cup, cup, krecek, krecek, crek, crek, hhheeehhh, heeeehhhh. Setelah saya menolak ajakannya utk tidur di rumahnya, Elisa langsung mempererat pleukan di badan saya. “Ok, tapi sekarang laper lagi nih, kita makan apa ya”. “Spaghetti aja deh dan minta capuccino sekalian” katanya. “Dari siapa” tanya saya. “Ohhh mbak, aduuuh, enak deh mbak, aduuh iya iya situ enak bangeeeeet” desah Narumi terputus-putus sambil menjilati dadaku. “Ta’, elu kok seksi juga sih gue pikir2, cuman elu tuh demen cowok nggak sih” kata saya.










