kamu sadis.. emmhh..”Beberapa saat kemudian tubuhnya kurasakan seperti menggigil dan dia mempererat pelukannya, demikian juga aku makin erat memeluknya sampai kurasakan hangat pada batang penisku disusuk keluarnya cairan bening dari liang vaginanya Salsa, cairan itu mengalir deras dari sumbernya terus turun ke pahanya dan sampai ke ujung kakinya.Perlahan-lahan gerakanku melemah dan akhirnya berhenti, kuturunkan kakinya dan kulepaskan penisku yang masih menancap di vaginanya. Bokep Korea idih.. hehe”,,,,,,,,,,,,,,,,,,, hi.. Wilona sekarang tergolek lemas dengan sisa-sisa sperma yang masih membekas dibibir , dagu dan lehernya, sesudah mengatur nafas dia tersenyum padaku dan berkata,“Bisa-bisa besok pagi kakak nggak kuliah gara-gara kecapean” jarang-jarang dia tersenyum begitu“Sama kak, saya gitu juga mungkin, sekarang kakak istirahat dulu deh, Salsa udah nggak sabar nih” jawabku sambil merengkuh tubuh salsa dalam pelukanku.“Sa, biaran kak Wlona istirahat di kasur dulu yah, kita mainnya ditempat lain dulu”“Ya terserah kamu deh, asal jangan diluar kamar, kan malu” katanya sambil




















