Tanyaku.Gisella, mas. Bokep terbaru Gisell pun sedikit tersenyum.Obrolan pun mengalir, tanpa diminta Gisell pun menceritakan masalah yang sedang dihadapinya. Bikin perasaan makin gak karuan… Jelasnya.Banyak bersabar kalau gitu, mungkin emang lagi banyak cobaannya. Tidak ada sedikitpun bagian yang terlewat dari hisapan dan jilatan lidahnya. Aku pun bingung kenapa penisku ini begitu kuat menggarap vagina Gisell. Dengan kedua jari, ku buka bibir vaginanya dan ku sapu lembut dengan lidahku. Daripada kenapa-kenapa di jalan karena ngantuk… Tanya Gisell.Enggak apa apa kok, udah biasa banget nyetir jam segini, namanya juga supir hehehe… jawabku santai. Desisnya saat ku arahkan kecupanku ke lehernya. Kakinya begitu jenjang dan indah, suka sekali aku menatapnya berlama-lama.Ku usapkan tanganku dari betis hingga ke pahanya, mengirimkan rasa geli ke seluruh tubuhnya yang semakin menegang. Digenggamnya lembut penisku yang sudah tegang dari awal hisapan mulutnya tadi, diarahkannya ke lubang vaginanya yang masih merekah merah.Aku hanya bisa menyaksikan sambil berusaha










