“Aaaaaaaa………” aku berteriak panjaaaanng sambil kusemburkan juga air memekku. “Ngapain triak2, ikut demo ya”. Bokeb “Sama sekali enggak, mau join? “Pak, masukkan sekarang, Sintia udah nggak tahaaaannnn……”, pintaku manja tanpa rasa malu lagi.Tetap dengan posisi miring-berhadapan, kubuka selangkanganku tinggi-tinggi, kugenggam kontolnya dan kusorongkan lembut ke lubang memekku. Nin.. kubasahi tangannya yang lembut dengan semburan cairan hangat yang cukup deras dari memekku. “Ganti gaya, ya Sin, aku cabut dulu sebentar”, ajaknya sambil memutar tubuhku, tetap pada posisi miring membelakanginya. Mo lagi ya pak”. Dicabutnya kontolnya dari lobang memekku yang sudah kering, aduuuhhhh enaknya. Dia segera melepaskan t-shirt yang kukenakan, terpampanglah dua gundukan indahku terbalut BH putih berenda. “Aduuuuhhhh, paaaak, enaaaaakkkkkkk……..”, aku agak berteriak sambil mendesis.Dia belum muncrat, luar biasa kuatnya.




















