jemput anak-anak” kata istriku dengan tergesa-gesa membuka pitu mobil.“iya, kamu hubungi aku kalau sudah selesai. Bokep Mom sampai detik ini pun istriku tak mengetahuinya. kali ini ia berdiri didepanku. aku melepaskan ciuman mbak Dina.“mbak, jangan begini mbak”
“tolong mbak Dan..”“iya, tolong apa?” tanyaku bingung.kemudian mbak Dina kembali mencium bibirku. mbak Dina membuka pahanya lebar. tangannya memainkan puting kecilku. remasanku makin kuat pada payudaranya.Sesekali tak kulewatkan menjilati putingnya. karena lukanya yang cukup besar dan dalam, mbak Dina aku bantu berjalan menuju ruang tengah.“pelan-pelan mbak. aku kaget bukan kepalang. aku tak malu lagi. dan desahannya makin sering.tak sabar ingin kubenamkan penisku kedalam vaginanya. tiba-tiba handphone milik istriku berdering…“halo…iya…lho? matanya terpejam, desahannya terlontar. kini aku sudah tak berpakaian alias bugil.Aku masih terlentang dengan penis tegang. biar kisah ini kusimpan dalam-dalam. dan mencucinya.hanya obrolan ringan dengan mbak Dina saat mencuci piring. tangannya memainkan puting kecilku.




















